Castielus PCus

Cara Hacker Menghack Akun Kamu

Tuesday, March 18, 2014 , Posted by Unknown at 2:15 AM

Banyak orang mengeluhkan akunnya dihack, mulai dari Facebook, Twitter, hingga Yahoo Mail. Korban sering terperangah dan menganggap hacker pasti memakai mesin/program canggih seperti adegan film action Hollywood. Faktanya tidak seglamor itu. Berikut beberapa metode yang dipakai hacker untuk mencuri akun kamu. Kamu akan kaget betapa mudahnya akun kamu dicuri.

Hacker gak butuh komputer canggih untuk merebut akun kamu
1. SATU PASSWORD UNTUK SEMUA
Banyak orang ingin mencari gampangnya saja. Mereka memakai satu password sama untuk berbagai akun online. Praktek ini sangat berbahaya! Banyak situs sebenarnya tidak aman, seperti LinkedIn dan eHarmony yang baru-baru ini dibobol hacker. Database password para pengguna dicuri, lengkap dengan username dan alamat email. Jika korban memakai satu password untuk semua, maka hanya dengan menelurusi alamt email korban, si hacker bisa masuk ke akun email, facebook, Twitter, dll yang didaftarkan dengan email itu!

2. KEYLOGGER
Keylogger adalah program siluman yang mencatat semua aktivitas komputer, termasuk situs yang dibuka dan tuts yang ditekan. Banyak hacker memakai keylogger yang ditanam secara diam-diam dalam komputer korban. Data yang dicuri meliputi akun email hingga data bank/kartu credit! Keylogger biasanya disuntikkan lewat celah digital seperti software Java yang tidak di-update atau lewat freeware.

3. PHISING
Sebagian hacker suka menipu calon korban dengan membuat situs asli-tapi-palsu. Teknik ini disebut phising. Korban biasanya masuk ke situs phising karena salah ketik atau ditipu lewat email.

Situs phising biasanya memakai nama plesetan yang serupa agar korban yang salah ketik bisa dijaring. Misalnya saja situs facebok.com. Korban yang tidak teliti mengetik tidak akan curiga saat situs palsu itu menampilkan halaman login yang persis sama dengan Facebook. Saat korban mengetikkan passwordnya, hacker sudah mendapatkannya.

Korban bisa juga ditipu dengan email palsu yang mengharuskan korban untuk konfirmasi ulang akun mereka dengan mengetikkan password dan username. Korban sering ditakut-takuti bahwa jika tidak melakukan konfirmasi password, akun mereka akan dihapus. Korban yang awam tidak akan curiga, meski link konfirmasi bukan situs yang biasa mereka login.
"Dear pemegang akun, tuliskan password kamu donk. Dapat doorprize loh."
4. MENJAWAB PERTANYAAN KEAMANAN
Beberapa situs macam Yahoo Mail mewajibkan pengguna menjawab pertanyaan keamanan seperti "Di mana kamu dilahirkan?" atau "Apa nama SMU kamu?" atau "Siapa nama ibu kandung kamu?" Pertanyaan semacam itu berguna untuk mengkonfirmasi identitas pengguna jika dia lupa passwordnya. Tapi teknik yang sama juga bisa dipakai hacker untuk merebut akun kamu!

Pengguna internet yang suka pamer kehidupan pribadinya adalah sasaran empuk hacker. Hanya dengan melakukan Google Search, hacker bisa dengan mudah menemukan data pribadi korban seperti nama ibu, nama sekolah, nama hewan peliharaan sekalipun, asal si korban pernah menuliskan hal itu di internet. Jika hacker bisa menjawab pertanyaan keamanan dari akun korban, otomatis password akan direset dan akun sudah berpindah tangan.


CARA MENGAMANKAN AKUN
*******************************
Setelah kamu membaca artiekl ini, kamu tahu cara kerja hacker. Kalo kamu tahu cara mereka mencuri akun, tentu kamu tahu cara mengamankan akun sendiri.  Caranya mudah kok:
1. Biasakan memakai password berbeda untuk setiap akun.
2. Jangan pernah percaya email yang kamu terima, terutama email yang mengatasnamakan bank atau Yahoo/Google Mail yang melibatkan kamu berbagi password dengan mereka
3. Jangan menekan link sembarangan di situs jejaring sosial. Link biasanya disamarkan dengan konten heboh. Kasus terbaru melibatkan berita hoax Malaysian Alirlines MH370.
4. Jangan membeberkan detail kehidupan/informasi pribadi kamu di internet
5. Pasang anti virus (disarankan Kaspersky, Norton, ESET NOD) dan update selalu
6. Hati-hati saat menginstall freeware, apalagi program bajakan

Currently have 0 comments:

Leave a Reply

Post a Comment