Castielus PCus

Showing posts with label flash disk. Show all posts
Showing posts with label flash disk. Show all posts

Error Flash Disk: "I/O operation on \Device\Harddisk\DR0 was not completed"

Posted by Unknown on Monday, January 12, 2015 , under , | comments (0)



Masalah error I/O Operation Not Completed sering menimpa media penyimpanan eksternal macam flash disk (FD) dan hard disk (HDD) external. Pesan error ini bisa bermacam-macam tapi formatnya serupa. Misalnya saja:
* The specified I/O operation on \Device\Harddisk\DR0 was not completed before the time-out period expired.
* The specified I/O operation on \Device\Harddisk1\DR13 was not completed before the time-out period expired.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgm-9pOmfz0i8WHKCkHYbtKghKbwhHyyKu-__q4PFXG3HTli_0mdUzQ-EM7n8vBMoxR9WZxAq8JO99M8GFgYtRgpbxD-x5GICXyQMBbZhi7dGDznIKDMShxzmbbNZo0Oj3yLYBScohnMm-r/s1600/USB_Flash_Disk.jpg
Solusinya hanya bisa dicari jika penyebabnya telah ditemukan. Lantas apa penyebabnya? Simak artikel di bawah:

Gigs 2 Go - Flash Disk Sekali Pakai

Posted by Unknown on Tuesday, November 25, 2014 , under | comments (0)



Di awal tahun 2000an, flash disk masih termasuk barang mewah karena media penyimpanan masih dirajai floppy disk. Tapi saat ini, tersedia dalam berbagai merek dan kapasitas, flash disk sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Seiring dengan inovasi-inovasi baru yang terus bermunculan, kini hadir flash disk sekali pakai dengan nama Gigs 2 Go.
Gigs 2 Go

Amankan Isi Flash Disk

Posted by Unknown on Sunday, August 10, 2014 , under , , | comments (2)



Beberapa hari lalu saya menurunkan artikel perihal cara mengamankan komputer kamu dari pencurian data via USB port (flash disk, memory card, dll). Kini sebaliknya saya ajarkan cara mengamankan flash disk. Jika flash disk kamu berisi informasi sensitif, tentu kamu tidak ingin flash disk kamu dibuka oleh sembarangan orang. Lantas cara pengamanannya bagaimana? Ikuti tips berikut.
 http://image.shutterstock.com/display_pic_with_logo/627244/105668582/stock-photo--d-hacker-stealing-usb-flash-drive-isolated-105668582.jpg

BELI FLASHDISK BERENKRIPSI
Berhubung flashdisk kini sudah menjadi kebutuhan berkomputer sehari-hari, produsen flashdisk menawarkan flashdisk berenkripsi. Flashdisk diperuntukkan bagi para pebisnis yang datanya tergolong maha penting. Hanya dengan menyetel enkripsi yang terhubung dengan hardware, data dijamin aman. Sayangnya, flashdisk seperti ini lebih mahal. Memang ada berbagai pilihan ahrga. Tapi disarankan untuk tidak membeli flashdisk enkripsi murahan! Karena harga murah berarti enkripsi lemah, sehingga bisa dibobol oleh pencuri data yang berpengalaman.


ENKRIPSI FILE
Jika cuma beberapa file saja yang penting, kamu bisa meng-enkripsi mereka. Ada beberapa pilihan program, baik freeware maupun shareware. Tapi jika kamu malas menginstall program baru, kamu bisa gunakan MS Word!
1. Buka MS Word. Pilih Tools dari menu bar, lalu pilih Options.
2. Pilih tab Security. Lalu masukkan password dalam opsi Password To Open atau Password To Modify. Klik OK.
3. Konfirmasi password kamu begitu diminta. Kini file kamu sudah di-password. Drag saja ke flash disk dengan mouse.  Untuk membuka file itu di flash disk, masukkan password yang kamu ketik tadi.

Cegah Pencuri Data Dengan Melumpuhkan USB

Posted by Unknown on Friday, August 8, 2014 , under , , , , | comments (0)



Komputer modern kini memakai USB port untuk bertukar informasi melewati hard disk eksternal, flash disk, atau memory card. Tapi jika komputer kamu berisi informasi yang sensitif yang tidak boleh dicopy orang lain, USB port ibarat pintu yang terbuka untuk maling. Selain itu, USB port pun bisa mengundang virus karena jika sembarangan dicolok flashdisk bervirus, virus akan bermigrasi ke dalam komputer kamu. Tak ada cara lain kecuali melumpuhkan USB port kamu. Berikut caranya....

http://thumbs.dreamstime.com/z/data-thief-stealing-portable-drive-35673314.jpg
LEWAT BIOS
**************
  1. Masuk ke dalam BIOS
  2. Cari menu dengan opsi untuk menyalakan dan mematikan USB port.
  3. Pastikan semua USB and Legacy USB Support di-off-kan
  4. Save dan exit.
  5. Reboot. 

Membuat Bootable Flash Disk

Posted by Unknown on Friday, June 13, 2014 , under | comments (1)



Instalasi Windows kadang sangat problematik bagi mereka yang tidak memiliki DVD-ROM. Untungnya file instalasi bisa dimasukkan ke dalam flashdisk. Masalahnya, untuk menginstall, komputer harus nge-boot dari flashdisk. Tanpa perintah/setting yang tepat, instalasi akan gagal. Lantas bagaimana donk? Untungnya, kamu tidak perlu menjadi programmer jenius untuk mengatasi masalah ini.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh71UFDf80RXhHNaU-UDMTMJmCInYTHuu-C3YCvyMowQ0Hq5QnHWMBHzQgoiX1chqEoFkHcqpE4DYUCDoEslFA7JIRV4TMBr7bCmgA6oTd7aOZ8F9TDzT2ZIsgLPGlYpaW3mPm-NT0Mem0/s320/Cara_Membuat_Flash_Disk_Bootable_Untuk_Instal_Windows_di_Notebook,_Laptop_dan_PC.jpg

Cukup gunakan software bernama Rufus. Cara pembuatan flashdisk bootable pun sangat mudah. Dan Rufus cocok digunakan untuk hampir segala jenis merek flashdisk, bahkan juga memory card. Berikut cara pembuatan flashdisk bootable:

Tips Memperbaiki USB 3.0

Posted by Unknown on Thursday, June 12, 2014 , under , , | comments (0)



USB 3.0 masih tergolong teknologi baru. Kelebihannya dalam hal kecepatan membuatnya disukai banyak pengguna. Sayangnya USB 3.0 sering berulah. Kadang kala, device USB 3.0 tidak terbaca dan install ulang driver pun sering terbentur error. Berikut cara membetulkan error itu:

FASE PENGECEKAN
****************
Sering karena kecerobohan, peralatan kita tidak berfungsi. Jadi sebelum lompat ke fase Perbaikan, ada baiknya dicek dahulu dengan metode simpel berikut:
1. Ketik devmgmt.msc di kolom Search Windows. Uninstall semua peralatan USB (terutama yang memiliki tanda seru kuning kecil) dan root hub. Setelah itu, klik Scan For Hardware Changes dari menu Action.

Resigzed ImageClick this bar to view the full image.

Tes Kecepatan USB Device

Posted by Unknown on , under , , , | comments (0)



Zaman modern ini, hampir semua orang punya minimal satu USB device, baik itu flash disk atau HDD eksternal. Alat itu biasanya dibangun dengan support USB 2.0 atau 3.0. Secara teknis, tiap tipe USB memang punya batas kecepatan untuk menulis dan membaca. Tapi faktanya, merek juga berpengaruh jika berbicara soal daya transfer. Bahkan besaran file juga mempengaruhi cepat atau lambatnya transfer. Jadi bagaimana kita bisa tahu batas asli kecepatan transfer USB device? Atau mungkin kamu punya flashdisk lama dan penasaran apakah alat USB kamu itu masih bisa dipakai atau tidak?


Kapasitas Hard Disk Tidak Sesuai Kemasan ???

Posted by Unknown on Monday, April 28, 2014 , under , , , | comments (0)



Ini masalah klasik yang dihadapi pengguna komputer awam saat membeli storage media macam hard disk, memory card, flashdisk, dll. Tak peduli mereknya, kapasitas yang dibeli selalu terpotong. Misalnya, kalau kamu membeli hard disk 1TB, pastinya hanya akan terbaca sekitar 931 GB. Kenapa terpotong? Ke manakah sisa 69 GB itu? Apakah ini penipuan? TIDAK! Semua disebabkan gara2 perbedaan perhitungan bytes antara produsen dan komputer. Begini...

http://gillware.com/blog/wp-content/uploads/2013/03/binary_v_decimal.jpg
Gara-gara perbedaan basis inilah, hard disk kamu terasa berkurang kapasitasnya

Flash Disk KEBAL VIRUS (2)

Posted by Unknown on Friday, April 4, 2014 , under , , , , | comments (0)



Kemarin saya berbagi tips soal cara membuat flashdisk kebal dari virus. Cara itu memang ribet. Mungkin tidak semua orang bisa memahaminya. Jadi saya berbagai tips alternatif.

Mayoritas virus menginfeksi storage device macam flash disk, harddisk eksternal, memory card dengan menanamkan file autorun.inf. Dengan file ini, virus bisa otomatis dibangunkan begitu device kamu dibaca komputer. Logikanya, kalo file itu bisa diamankan, tentu virus tidak akan bisa berjalan bukan? Nah, berikut caranya:

http://www.quertime.com/wp-content/uploads/2011/11/best_antivirus_software_to_protect_your_computer_from_infected_usb_flash_drives.jpg
Virus: "Ada flashdisk nganggur. Sepertinya enak nih."

Flash Disk KEBAL VIRUS (1)




Flashdisk kebal virus? Terdengar mustahil? Sebenarnya tidak. Caranya agak ribet tapi terasa gampang begitu kamu paham. Cara ini bisa juga dipakai untuk storage device lain macam memory card dan hard disk eksternal.

http://www.tranquilnet.com/uploads/tranquilnet-The-Danger-of-Contracting-Computer-Viruses-blog.jpg
Virus: "Kami gak diundang masuk? Gak sopan!"

1. Format device dengan system NTFS
2. Buat folder untuk data, sebut saja namanya Data. Jadikan akses root direktori untuk user Everyone sebagai Read Only.
3. Buat file text di dalam folder Data dan rename menjadi Data.EXE. Set setting security-nya menjadi Deny All untuk user Everyone. Cara ini bisa dikatakan membuat virus palsu untuk melawan virus asli.
4. Klaim ownership dari device kamu, mirip cara mengamankan tabel dalam database. Buang semua hak akses, termasuk hak akses untuk user System. Kamu bisa menemukan fitur akses dari Computer, lalu klik-kanan pada drive letter device kamu dan pilih Properties.

Atasi Masalah Write-Protect

Posted by Unknown on Wednesday, April 2, 2014 , under , , , | comments (0)



Fitur write-protect sudah mulai dikenal sejak diluncurkannya floppy disk. Kala itu, fitur itu diperuntukkan untuk pengamanan data dari penghapusan dan editan. Seiring dengan kemajuan zaman, fitur itu mulai terlupakan tapi memorycard masih membawa fitur itu. Bahkan beberapa flashdisk juga dibuat dengan fitur write protect. Produsen memory card, flash disk, hard disk yang sengaja merancang barangnya dengan fitur write-protect, pasti memasang switch yang bisa didorong naik turun untuk mengganti status: write-protect dan not-write-protect. Masalahnya, kadang ada storage device yang tidak membawa fitur itu tapi mendadak terkunci karena suatu hal. Jangan cemas! Saya punya solusinya.

http://blog.card-data-recovery.com/wp-content/uploads/2013/07/images.jpg
Write-protect ???

D:/ Is Not Accessible. An I/O Device Error

Posted by Unknown on Wednesday, March 12, 2014 , under , , , | comments (5)



http://core0.staticworld.net/images/article/2013/06/0624-thumb-100040782-large.jpg



Flash disk kadang bisa memberikan error seperti: "D:/ is not accessible. an I/O device error" Hal ini bisa terjadi kapan saja. Dan bisa menimpa USB device lain seperti memory card dan hard disk eksternal. Sebelum kamu buru-buru memvonis bahwa storage device USB kamu harus diganti, ikuti langkah2 berikut:


Windows Was Unable To Complete The Format

Posted by Unknown on , under , , | comments (2)



Terkadang saat kamu ingin memformat flash disk, kamu mendapat error menyebalkan yang berbunyi: "Windows was unable to complete the format." Jangan takut. Masalah ini bisa diakali. Simak caranya:

http://www.raw-file-system.com/unable-to-complete-format.gif 

1. Dari Start, ketikkan di kolom search: Computer Management. Klik ok.
2. Dari Computer Management, masuk ke Disk management. Semua drive kamu akan ditampilkan.
3. Di bagian bawah, cari drive yang berisi flash disk kamu. Klik-kanan dan pilih Change drive letters And Paths. Hapus drive letter lama dan pilih huruf drive baru (yang belum terpakai drive manapun).

Transfer Rate Hard Disk Eksternal Lemot ?

Posted by Unknown on Thursday, March 6, 2014 , under , , , | comments (6)



Hard disk eksternal kini sudah menjadi kebutuhan sehari-hari, bagaikan flash disk raksasa. Banyak pengguna komputer menyimpan data mereka di sana. Tapi apa yang terjadi saat hard drive eksternal mendadak lemot sekali? Saat melakukan copy file atau transfer dari dan/atau ke hard disk itu lambat sekali. Tentu hal ini bisa menjengkelkan, apalagi kalau file itu ternyata besar dan kamu tidak punya banyak waktu.

http://static.ibnlive.in.com/pix/slideshow/10-2013/is-your-pc/pen-drive-shutterstock-011013.jpg

Ada beberapa solusi yang bisa kamu coba. Perlu diketahui bahwa cara di bawah juga bisa dipakai untuk flash disk, memory card, dkk asalkan dicolok lewat USB:

Drive Eksternal Tak Terdeteksi? Konflik Drive Letter!

Posted by Unknown on Thursday, February 20, 2014 , under , , , | comments (3)



Sebuah drive eksternal (flash disk, memory card, hard disk portable, dkk) kadang mengalami error saat dipasang ke komputer. Lampu indikasi power menyala tapi drive itu tidak muncul dalam daftar drive di My Computer. Kalau kamu yakin drive kamu tidak rusak, penyebabnya mungkin dikarenakan adanya konflik drive letter.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7rkH5rToTUWtwfpAEoWBrukyYNj2sL9YqPnU8t8EC72NwqQlpIHh8hdzULnyV4-hp3pmzTdvIpwiHutD-YYOhw9hRb8rIQXBYRUgLppAVY8DJGeJmuNUlxEYuRi2jqoq2xioD9s-79Mhq/s1600/Memperbaiki-Flashdisk-Yang-Tidak-Terbaca-300x300.jpg
Misalnya, drive eksternal itu biasanya menempati urutan huruf sebagai drive H. Tapi urutan itu kacau setelah kamu mengotak-atik Windows atau memasang alat baru. Huruf H itu dipakai oleh lebih dari satu alat. Alhasil terjadi konflik. Bagaimana cara menyelesaikan konflik itu? Simak langkah2nya di bawah: