Amankan Isi Flash Disk
Beberapa hari lalu saya menurunkan artikel perihal cara mengamankan komputer kamu dari pencurian data via USB port (flash disk, memory card, dll). Kini sebaliknya saya ajarkan cara mengamankan flash disk. Jika flash disk kamu berisi informasi sensitif, tentu kamu tidak ingin flash disk kamu dibuka oleh sembarangan orang. Lantas cara pengamanannya bagaimana? Ikuti tips berikut.
BELI FLASHDISK BERENKRIPSI
Berhubung flashdisk kini sudah menjadi kebutuhan berkomputer sehari-hari, produsen flashdisk menawarkan flashdisk berenkripsi. Flashdisk diperuntukkan bagi para pebisnis yang datanya tergolong maha penting. Hanya dengan menyetel enkripsi yang terhubung dengan hardware, data dijamin aman. Sayangnya, flashdisk seperti ini lebih mahal. Memang ada berbagai pilihan ahrga. Tapi disarankan untuk tidak membeli flashdisk enkripsi murahan! Karena harga murah berarti enkripsi lemah, sehingga bisa dibobol oleh pencuri data yang berpengalaman.
ENKRIPSI FILE
Jika cuma beberapa file saja yang penting, kamu bisa meng-enkripsi mereka. Ada beberapa pilihan program, baik freeware maupun shareware. Tapi jika kamu malas menginstall program baru, kamu bisa gunakan MS Word!
1. Buka MS Word. Pilih Tools dari menu bar, lalu pilih Options.
2. Pilih tab Security. Lalu masukkan password dalam opsi Password To Open atau Password To Modify. Klik OK.
3. Konfirmasi password kamu begitu diminta. Kini file kamu sudah di-password. Drag saja ke flash disk dengan mouse. Untuk membuka file itu di flash disk, masukkan password yang kamu ketik tadi.
Cegah Pencuri Data Dengan Melumpuhkan USB
Komputer modern kini memakai USB port untuk bertukar informasi melewati hard disk eksternal, flash disk, atau memory card. Tapi jika komputer kamu berisi informasi yang sensitif yang tidak boleh dicopy orang lain, USB port ibarat pintu yang terbuka untuk maling. Selain itu, USB port pun bisa mengundang virus karena jika sembarangan dicolok flashdisk bervirus, virus akan bermigrasi ke dalam komputer kamu. Tak ada cara lain kecuali melumpuhkan USB port kamu. Berikut caranya....
**************
- Masuk ke dalam BIOS
- Cari menu dengan opsi untuk menyalakan dan mematikan USB port.
- Pastikan semua USB and Legacy USB Support di-off-kan
- Save dan exit.
- Reboot.
Tips Memperbaiki USB 3.0
USB 3.0 masih tergolong teknologi baru. Kelebihannya dalam hal kecepatan
membuatnya disukai banyak pengguna. Sayangnya USB 3.0 sering berulah.
Kadang kala, device USB 3.0 tidak terbaca dan install ulang driver pun
sering terbentur error. Berikut cara membetulkan error itu:
FASE PENGECEKAN
****************
Sering karena kecerobohan, peralatan kita tidak berfungsi. Jadi sebelum
lompat ke fase Perbaikan, ada baiknya dicek dahulu dengan metode simpel
berikut:
1. Ketik devmgmt.msc di kolom Search Windows. Uninstall semua peralatan
USB (terutama yang memiliki tanda seru kuning kecil) dan root hub.
Setelah itu, klik Scan For Hardware Changes dari menu Action.
| Click this bar to view the full image. |

Tes Kecepatan USB Device
Zaman modern ini, hampir semua orang punya minimal satu USB device, baik
itu flash disk atau HDD eksternal. Alat itu biasanya dibangun dengan
support USB 2.0 atau 3.0. Secara teknis, tiap tipe USB memang punya
batas kecepatan untuk menulis dan membaca. Tapi faktanya, merek juga
berpengaruh jika berbicara soal daya transfer. Bahkan besaran file juga
mempengaruhi cepat atau lambatnya transfer. Jadi bagaimana kita bisa
tahu batas asli kecepatan transfer USB device? Atau mungkin kamu punya
flashdisk lama dan penasaran apakah alat USB kamu itu masih bisa dipakai
atau tidak?

Atasi Overheating Pada Modem USB
Modem USB kini bukan barang langka lagi. Modem tipe ini disukai karena
bentuknya yang kecil, penginstallan yang mudah, dan bisa dibawa ke
mana-mana. Secara keseluruhan, modem USB tidak membawa banyak masalah
tapi ada sebagian pengguna yang cemas dengan masalah overheating pada
modem. Jika kamu sangat peduli dengan masalah ini, kamu bisa ikuti
beberapa petunjuk berikut:
1. Koneksi USB
Jika modem kamu dicolok pada port USB yang dekat dengan ventilasi maka
besar kemungkinan modem dihangatkan oleh hawa panas yang tersembur dari
ventilasi itu. Sebaiknya pindahkan ke port USB yang jauh dari pengaruh
hawa panas. SANGAT TIDAK disarankan untuk mencolok modem USB pada USB
hub dan/atau kabel ekstensi (terutama merek murah). Jika komputer kamu
dilengkapi port USB 2.0 & 3.0, pilihlah port USB 3.0 karena output
power-nya lebih besar (1Ax5V=5Watt max). USB 2.0 sendiri hanya mampu
menghasilkan 0,4Ax5V=2Watt max. Kurangnya daya membuat modem USB lebih
panas. Pastikan juga USB port itu dalam keadaan baik!